📗 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam (RPPM)
Tahsin & Tahfidz Qur'an — Fase D / Kelas VII
SMP YMIK JAKARTA
A. Desain Pembelajaran
1. Identifikasi Peserta Didik
- Pengetahuan awal: Murid telah mengenal Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam dan sebagian murid pernah belajar membaca Al-Qur'an di rumah, TPQ, atau sekolah dasar.
- Minat dan bakat: Murid memiliki minat beragam dalam membaca Al-Qur'an; ada yang sudah lancar, ada yang masih membutuhkan bimbingan dalam sikap, bacaan ta'awwudz, dan basmalah.
- Latar belakang: Murid berasal dari lingkungan keluarga dan pengalaman belajar agama yang berbeda sehingga kebiasaan adab membaca Al-Qur'an belum seragam.
- Kebutuhan belajar: Membutuhkan keteladanan, demonstrasi langsung, pembiasaan, praktik berulang, dan umpan balik yang santun.
- Gaya belajar: Visual, auditori, dan kinestetik; pembelajaran memadukan tayangan/gambar, contoh bacaan guru, serta praktik tata cara membaca Al-Qur'an.
2. Materi Pelajaran
- Jenis pengetahuan: Faktual (contoh adab), konseptual (makna adab terhadap Al-Qur'an), prosedural (urutan melakukan adab membaca Al-Qur'an), dan metakognitif (refleksi kebiasaan diri).
- Materi pokok:
- Pengertian adab membaca Al-Qur'an sebagai bentuk penghormatan terhadap kalam Allah Swt.
- Berwudhu sebelum membaca Al-Qur'an.
- Menghadap kiblat dan duduk dengan sopan.
- Membaca ta'awwudz sebelum membaca ayat Al-Qur'an.
- Membaca basmalah pada permulaan surah, kecuali Surah At-Taubah.
- Membaca dengan tenang, tartil, tidak bercanda, dan menjaga kebersihan mushaf.
- Lafal ta'awwudz:أَعُوذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
- Lafal basmalah:بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
- Relevansi dengan kehidupan nyata: Membiasakan murid memuliakan Al-Qur'an dalam ibadah harian, kegiatan tadarus, dan pembelajaran PAI.
- Tingkat kesulitan: Rendah–sedang, karena menekankan pemahaman sikap dan praktik pembiasaan.
- Struktur materi: Makna adab → contoh adab → urutan praktik → pembiasaan dan refleksi.
- Integrasi nilai dan karakter: Beriman dan bertakwa, disiplin, bersih, santun, tanggung jawab, dan cinta Al-Qur'an.
3. Dimensi Profil Lulusan
DPL1 Keimanan dan Ketakwaan
DPL6 Kemandirian
DPL8 Komunikasi
DPL2 Kewargaan
DPL3 Penalaran Kritis
DPL4 Kreativitas
DPL5 Kolaborasi
DPL7 Kesehatan
4. Capaian Pembelajaran
Elemen Al-Qur'an dan Hadis: Murid mampu membaca, memahami, dan mengamalkan tuntunan Al-Qur'an dan Hadis dalam kehidupan sehari-hari dengan sikap menghargai serta memuliakan kitab suci.
5. Lintas Disiplin Ilmu
- Bahasa Arab: pengenalan lafal ta'awwudz dan basmalah serta pelafalan huruf hijaiyah dengan benar.
- Pendidikan Karakter: pembiasaan disiplin, sopan santun, dan tanggung jawab dalam kegiatan keagamaan.
- Kesehatan: menjaga kebersihan diri melalui wudhu dan kebersihan lingkungan belajar.
6. Tujuan Pembelajaran
| Pertemuan | Tujuan Pembelajaran |
|---|---|
| Pertemuan 1 (2 × 40 menit) |
Melalui demonstrasi, diskusi, dan praktik terbimbing, murid mampu menerapkan adab membaca Al-Qur'an meliputi berwudhu, menghadap kiblat, membaca ta'awwudz, dan membaca basmalah dengan benar, tertib, dan santun. |
7. Topik Pembelajaran
- Makna memuliakan Al-Qur'an.
- Urutan adab membaca Al-Qur'an: berwudhu, duduk sopan menghadap kiblat, ta'awwudz, basmalah, dan membaca dengan tartil.
- Praktik pembiasaan adab membaca Al-Qur'an di sekolah dan rumah.
8. Praktik Pedagogis
- Keteladanan: guru mencontohkan sikap hormat terhadap mushaf dan tata cara membaca Al-Qur'an.
- Demonstrasi dan praktik: murid menirukan urutan adab secara langsung.
- Pembelajaran kolaboratif: murid saling mengamati dan memberi umpan balik sederhana dengan bahasa santun.
- Pembiasaan: kegiatan adab membaca Al-Qur'an diterapkan pada tadarus/tilawah harian.
9. Kemitraan Pembelajaran
- Orang tua/wali murid membimbing pembiasaan adab membaca Al-Qur'an di rumah.
- Guru BTQ/PAI dan pembina rohis membantu penguatan praktik membaca Al-Qur'an di sekolah.
- Pengurus masjid/musala sekolah mendukung ketersediaan tempat wudhu, mushaf, dan suasana belajar yang tertib.
10. Lingkungan Pembelajaran
- Ruang fisik: kelas, musala, atau ruang PAI yang bersih, tertib, serta memungkinkan murid menghadap kiblat.
- Ruang virtual: grup kelas/LMS untuk membagikan panduan adab membaca Al-Qur'an dan video contoh pelafalan.
- Budaya belajar: religius, saling menghargai, tidak menertawakan teman, dan menjaga kekhusyukan.
11. Pemanfaatan Digital
- Slide ringkas berisi urutan adab membaca Al-Qur'an.
- Audio/video contoh pelafalan ta'awwudz dan basmalah.
- Kuis singkat melalui Google Form/Quizizz untuk mengecek pemahaman urutan adab.
- Dokumentasi praktik berupa lembar cek mandiri digital atau manual.
B. Pengalaman Belajar
1. Kegiatan Awal (10 menit)
Prinsip pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan.
- Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan presensi.
- Guru mengajak murid menata niat belajar untuk memuliakan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
- Apersepsi: Guru bertanya, “Apa yang biasa kalian lakukan sebelum membaca Al-Qur'an?”
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kriteria keberhasilan: murid mampu mempraktikkan urutan adab membaca Al-Qur'an dengan benar.
2. Kegiatan Inti — Memahami (20 menit)
Prinsip pembelajaran: berkesadaran dan bermakna.
- Guru menjelaskan makna adab membaca Al-Qur'an sebagai bentuk penghormatan kepada kalam Allah Swt.
- Murid mengamati gambar/slide tentang urutan adab membaca Al-Qur'an.
- Guru mencontohkan pelafalan ta'awwudz dan basmalah, kemudian murid menirukan secara klasikal.
- Murid mencatat urutan adab pada lembar kerja sederhana.
3. Kegiatan Inti — Mengaplikasi (30 menit)
Prinsip pembelajaran: bermakna, menggembirakan, kolaboratif.
- Guru melakukan demonstrasi lengkap: berwudhu atau menunjukkan langkah persiapan wudhu, duduk sopan menghadap kiblat, membaca ta'awwudz, membaca basmalah, lalu mulai membaca ayat pendek.
- Murid berpasangan/berkelompok kecil mempraktikkan urutan adab membaca Al-Qur'an menggunakan mushaf atau juz amma.
- Teman sebaya mengisi checklist sederhana: berwudhu/siap suci, menghadap kiblat, ta'awwudz, basmalah, sikap sopan.
- Guru berkeliling memberikan koreksi pelafalan dan penguatan sikap secara santun.
4. Kegiatan Inti — Merefleksi (10 menit)
Prinsip pembelajaran: berkesadaran dan bermakna.
- Guru memandu refleksi: “Adab apa yang sudah mudah kalian lakukan? Adab apa yang perlu kalian biasakan lagi?”
- Murid menulis komitmen singkat: “Mulai hari ini saya akan … sebelum membaca Al-Qur'an.”
- Beberapa murid membagikan refleksi secara lisan.
5. Kegiatan Penutup (10 menit)
Prinsip pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan.
- Guru dan murid menyimpulkan urutan adab membaca Al-Qur'an.
- Guru memberikan umpan balik dan apresiasi atas praktik murid.
- Murid menerima tugas pembiasaan di rumah: mempraktikkan adab membaca Al-Qur'an minimal 3 kali dan meminta paraf orang tua/wali.
- Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.
C. Asesmen Pembelajaran
| Asesmen | Metode / Instrumen |
|---|---|
| Asesmen Awal |
|
| Asesmen Proses (Assessment for & as Learning) |
|
| Asesmen Akhir |
|
Rubrik Singkat Unjuk Kerja
| Kriteria | Indikator Keberhasilan |
|---|---|
| Kesucian dan kesiapan | Murid menunjukkan kesiapan suci/berwudhu serta menjaga kebersihan diri dan mushaf. |
| Arah dan sikap | Murid duduk sopan, tenang, dan menghadap kiblat sesuai kondisi ruang belajar. |
| Ta'awwudz | Murid melafalkan ta'awwudz dengan jelas dan benar sebelum membaca ayat. |
| Basmalah | Murid melafalkan basmalah dengan jelas dan benar pada permulaan bacaan/surah. |
| Pembiasaan adab | Murid menunjukkan sikap hormat, tidak bercanda, dan bersungguh-sungguh saat membaca Al-Qur'an. |
Catatan diferensiasi: Murid yang belum lancar membaca Arab tetap dinilai pada adab dan pelafalan dasar ta'awwudz-basmalah. Guru memberikan bimbingan tambahan secara bertahap tanpa mempermalukan murid.
Dokumen ini disusun mengacu pada TEMPLATE RPPM dan TP-A1: Menerapkan adab membaca Al-Qur'an dengan benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar